Sudah 125 hari dunia sudah mulai melanjutkan hidup. Tapi di Iran, duka itu masih bergema di setiap rumah rakyatnya.
Hari ini saya menyaksikan dari jalan-jalan hingga musholla (bangunan besar yang biasanya menjadi tempat pameran internasional dan penyelenggaraan sholat hari raya dan sholat Jumat ini mampu menampung jutaan jamaah) yang beberapa malam ini dipenuhi majelis duka.
Dunia menyaksikan kepergian seorang pemimpin besar. Tapi Iran kehilangan seorang ayah yang merawat hati rakyatnya, menumbuhkan semangat, menenun masa depan dengan kasih dan visi, serta mengajarkan mereka untuk tak pernah kehilangan keberanian dan kecerdasan menaklukkan segala tantangan.
Jazakumullah untuk khidmat selama di dunia, Imam Ali Khamenei. Terima kasih telah setia berada di sisi Palestina. Sejujurnya bahkan dalam kedukaan nuansa ‘bangkit’ tetap mengisi udara. Nanti Asma cerita lagi ya. Memasuki hari kedua di Iran. Mohon doanya. (*)

